KABARBOLA757 - Tentang Lionel Messi Yang Tampak Frustasi
Tidak bisa dipungkiri, Elche sempat membuat Barcelona frustasi di babak pertama. Perasaan frustasi itu terlihat jelas dalam raut wajah sang bintang, Lionel Messi.
Messi turut terlibat sejak menit awal ketika Barcelona harus bertemu Elche dalam laga lanjutan La Liga, hari kamis 25-02-2021. Pertandingan yang berlangsung di Camp Nou tersebut sukses dimenangkan Barcelona dengan skor 3-0.
Perlu diketahui kalau ketiga gol tersebut diciptakan oleh pada babak kedua. Di babak sebelumnya, Barcelona hanya bisa menciptakan peluang namun selalu gagal untuk memasukan bola ke gawang lawan.
Penantian panjang mereka pun akhirnya berhenti di menit ke-48, tepat ketika Lione Mesi mencetak gol dan Messi pun kembali mencetak gol lagi dimenit ke-68, disusul oleh Jordi Alba pada menit ke-73.
Performa Barcelona di babak pertama memang tidak begitu memuaskan. Lini pertahanan Elche terbukti mudah untuk ditembus. Hanya masalahnya, barisan penyerang Barcelona nampak kesulitan mengkonversi peluang jadi gol.
Messi terlihat frustrasi pada babak pertama, dan Koeman sadar akan hal itu. Pria asal Belanda tersebut mengatakan kalau sang bintang frustrasi terhadap kurangnya intensitas klub di awal babak pertama.
"Semuanya telah melihat kalau kami kekurangan intensitas serta ritme dengan bola terutama. Bagus kalau Messi, selaku kapten tim, meminta intensitas dinaikkan," ujarnya, seperti yang dikutip dari Goal International.
"Pada babak pertama kami malas, tanpa ritme, terutama pada dua kesempatan. Di babak kedua, jauh lebih baik. Dibarengi dengan ritme pada bola. Kami juga mencetak gol cepat. Kami jauh lebih baik di babak pertama ketimbang pertama."
Tambahan tiga poin ini pun membuat Barcelona bisa menduduki peringkat ke-3 dalam klasemen sementara La Liga. Namun posisi mereka belum benar-benar aman, pasalnya Sevilla terus memantau dari urutan ke empat.
Kedua tim hanya terpaut dua poin saja, dan akan berhadapan pada akhir pekan ini. Laga tersebut wajib dimenangkan kalau Barcelona tak mau turun peringkat lagi.
"Ini penting karena kami telah kehilangan banyak poin pada awal musim, kebanyakan di kandang sendiri. Jika kami tidak menang lebih banyak lagi, kami takkan punya kesempatan," tambah pria berkebangsaan Belanda itu.
"Dalam 13 atau 14 laga, kami harus bermain mendekati kata sempurna. Masalahnya sudah ada sejak awal musim. Poin yang hilang di awal musim menunjukkan bahwa itu tak bisa dimaafkan," pungkasnya.
Singkat kata terima kasih sudah meluangkan waktu untuk membaca ulasan kami, semoga keberuntungan menghampiri bos-bosku.





0 Komentar